BPBD Jember Perketat Pemantauan Jalur Mudik di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem
TIMES Jember/Suasana pos pelayanan operasi ketupat Semeru 2026. (Foto: M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)

BPBD Jember Perketat Pemantauan Jalur Mudik di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem

Pada Minggu (15/3/2026) sore, personel BPBD Jember melakukan patroli penyisiran dan penguatan personel di empat pos pengamanan utama.

TIMES Jember,Minggu 15 Maret 2026, 18:35 WIB
449
M
M Abdul Basid

JEMBER

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember (BPBD Jember) mengambil langkah proaktif dalam menjamin keselamatan pemudik dan masyarakat selama masa Operasi Ketupat Semeru 2026.

Di bawah instruksi langsung Kepala BPBD Jember, Edi Budi Susilo, tim reaksi cepat dikerahkan untuk melakukan pemantauan intensif di sejumlah titik rawan bencana dan pusat keramaian.

​Pada Minggu (15/3/2026) sore, personel BPBD Jember melakukan patroli penyisiran dan penguatan personel di empat pos pengamanan utama, yakni Pos Alun-Alun, Pos Garahan, Pos Tawang Alun, dan Pos Pondok Dalem.

Langkah ini diambil guna memastikan respons cepat jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

Kegiatan ini didasarkan pada Surat Undangan Rapat Koordinasi Nomor: B/344/III/OPS.1.1/2026/Bagops yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral antara TNI (Kodim 0824), Polri (Polres Jember), Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga unsur relawan seperti Destana, RAPI dan ORARI.

​Kondisi di lapangan sempat menunjukkan tantangan cuaca yang signifikan. Sekitar pukul 14.20 WIB, wilayah Pos Pantau Terpadu Gumitir dilaporkan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras.

Hujan tersebut disertai kabut tebal yang menyelimuti area pegunungan, sehingga membatasi jarak pandang bagi para pengendara yang melintas.

Meski demikian, hingga pukul 15.30 WIB, BPBD melaporkan situasi tetap terkendali. Arus lalu lintas di jalur tersebut terpantau lancar tanpa adanya kejadian bencana alam seperti tanah longsor atau pohon tumbang.

​Edi mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah. Pasalnya, berdasarkan rilis resmi dari BMKG, Kabupaten Jember masuk dalam zona peringatan dini Cuaca Ekstrem untuk periode 11 hingga 20 Maret 2026.

​"Kami mengimbau kepada seluruh pemudik dan warga Jember agar selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi," ujar Kepala BPBD Jember.

"Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan pantau terus perkembangan cuaca melalui kanal resmi BPBD atau BMKG sebelum melakukan perjalanan," imbuhnya.

​Ia mengatakan Keberhasilan pengamanan ini tidak lepas dari kerja keras kolaborasi antar unsur. "Kehadiran Dinas Kesehatan di setiap pos juga memastikan layanan medis bagi para pemudik yang mengalami kelelahan," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, seluruh petugas gabungan masih bersiaga penuh di pos masing-masing untuk mengantisipasi dinamika di lapangan.

Situasi secara keseluruhan di wilayah hukum Kabupaten Jember terpantau aman, aktivitas masyarakat berjalan normal, dan kesiapan personel tetap berada pada level tertinggi demi mewujudkan mudik yang aman, lancar, dan berkesan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:M Abdul Basid
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jember, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.