TIMES JEMBER, JEMBER – Nilai Indeks Pelayanan Publik (IPP) Jember tahun 2025 melonjak ke angka 4,68, naik signifikan dari tahun sebelumnya.
Angka tersebut menempatkan Jember di peringkat ke-7 nasional kategori kabupaten sekaligus tertinggi di seluruh wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur.
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa kenaikan indeks tersebut bukan sekadar deretan angka di atas kertas, melainkan cerminan dari komitmen pemerintah hadir untuk rakyat.
"Alhamdulillah, ini hasil kerja keras tim dan doa masyarakat. Kami ingin memastikan layanan di Jember itu cepat, transparan, dan nggak pakai ribet," ujar Fawait, Senin (19/1/2026).
Menurutnya, capaian tersebut didongkra6oleh dua program unggulan Pemkab Jember.

Yakni program Wadul Gus'e, kanal pengaduan masyarakat Jember ke pemerintah dan PETA CINTA (Pelayanan Tuntas Cetak E-KTP di Kecamatan), yang memangkas birokrasi panjang dalam pembuatan identitas kependudukan.
"Dulu warga harus jauh-jauh ke kabupaten. Sekarang? Cukup ke kecamatan saja. Lebih dekat, lebih cepat, dan pastinya lebih efisien," tambah Fawait.
Meski sudah masuk 10 besar nasional, Fawait mengingatkan jajarannya untuk tidak cepat puas.
Baginya, pelayanan publik yang prima adalah proses yang terus berkelanjutan.
“Target kami bukan cuma bertahan di peringkat atas, tapi bagaimana pelayanan publik Jember benar-benar naik kelas. Kami ingin Jember menjadi contoh nasional untuk pelayanan yang profesional, humanis, dan berdaya saing,” tegasnya. (*)
| Pewarta | : M Abdul Basid |
| Editor | : Dody Bayu Prasetyo |