Ketua Komisi II DPR Sebut Bandara Notohadinegoro jadi Pintu Gerbang Tapal Kuda
Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda mengapresiasi beroperasinya Bandara Notohadinegoro di Jember yang melayani penerbangan ke Jakarta, yakni Bandara Hakim Perdanakusuma.
JEMBER –
Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda mengapresiasi beroperasinya Bandara Notohadinegoro di Jember yang melayani penerbangan ke Jakarta, yakni Bandara Hakim Perdanakusuma.
Menurutnya, keberadaan bandara tersebut menjadi urat nadi konektivitas masyarakat, sekaligus katalisator pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Timur (Jatim) bagian barat.
Kendati masih beroperasi dalam skala minimalis, lanjutnya, Bandara Notohadinegoro berpotensi menjadi gerbang utama wilayah Tapal Kuda.
"Saya sangat senang bisa merasakan langsung pengalaman landing dan take-off dari Bandara Notohadinegoro ini. Meskipun sederhana, kehadiran bandara ini adalah bukti nyata dari upaya memberikan pelayanan terbaik bagi mobilitas masyarakat Jember dan sekitarnya," ujar Rifqinizamy, Sabtu (14/2/2026).
Ia menambahkan bahwa efisiensi dan kemudahan akses transportasi merupakan kunci utama bagi sebuah daerah untuk bisa bersaing di era global.
Menurutnya, bandara ini bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan simbol keterhubungan Jember dengan pusat-pusat ekonomi nasional.
Sebagai pimpinan Komisi yang membidangi urusan dalam negeri dan pertanahan, dia secara khusus menyoroti perlunya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Ia berkomitmen untuk mendorong Kementerian Perhubungan (Kemenhub) serta kementerian terkait lainnya guna memberikan perhatian lebih bagi pengembangan bandara itu di masa depan.
Peningkatan infrastruktur terminal dan aspek teknis lainnya untuk menjamin kenyamanan dan keamanan penumpang yang lebih optimal.
Ia menyebutkan mendorong penambahan frekuensi dan rute baru guna meningkatkan daya tarik investasi dan kunjungan ke Jember dan memanfaatkan bandara sebagai pengungkit sektor pariwisata dan potensi ekonomi lokal yang sangat melimpah di wilayah Tapal Kuda.
"Jember adalah salah satu pintu masuk paling krusial di wilayah Tapal Kuda. Banyak potensi ekonomi dan pariwisata yang bisa dikembangkan secara luar biasa jika aksesibilitasnya semakin baik," ujarnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


