Update Banjir Jember, Bupati Fawait Minta Warga Waspada Banjir Susulan
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, pemerintah bergerak cepat dalam menangani dampak banjir Jember yang terjadi beberapa waktu lalu.
JEMBER –
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, pemerintah bergerak cepat dalam menangani dampak banjir Jember yang terjadi beberapa waktu lalu.
Untuk diketahui, banjir yang dipicu oleh meluapnya Sungai Bedadung dan Sungai Dinoyo memberikan dampak yang cukup signifikan bagi masyarakat Jember.
Ada 7.445 kepala keluarga (KK) dari 10 kecamatan di 23 desa dan titik terparah berada di Desa Nogosari, Rambipuji yang ketinggian air mencapai 1–1,5 meter.
Status darurat ditetapkan selama 12 hari yakni 12 - 24 Februari 2026.
Fawait mengatakan, dilaporkan satu korban jiwa akibat sengatan listrik saat membersihkan rumah.
"Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami terus berkoordinasi lintas instansi untuk memastikan evakuasi dan logistik tersalurkan dengan tepat," ujar Fawait, Senin (16/2/2026).
Dia menyatakan, saat ini air telah surut di sebagian besar wilayah.
Warga yang sebelumnya mengungsi mulai kembali ke rumah untuk melakukan pembersihan.
Fawait menegaskan bahwa Pemkab Jember kini fokus pada dua hal yakni normalisasi infrastruktur dan mitigasi jangka panjang.
"Perbaikan tanggul yang jebol dan pembersihan fasilitas umum dan perencanaan penguatan sistem drainase dan normalisasi aliran sungai yang berhulu di Pegunungan Argopuro," tegasnya.
Meski kondisi membaik, BMKG mengingatkan bahwa potensi hujan lebat dan angin kencang masih mengintai hingga sepekan ke depan.
Dia mengimbau warga, terutama yang tinggal di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS), untuk tidak lengah.
"Tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, kedepankan semangat gotong royong dalam proses pemulihan, pemerintah akan tetap siaga di posko-posko strategis," imbaunya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


