Pendapatan Tembus Rp31,7 Miliar, RSD dr. Soebandi akan Tambah Kapasitas Tempat Tidur
TIMES Jember/Salah satu pelayanan yang dimiliki RSD dr. Soebandi Jember. (FOTO: M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)

Pendapatan Tembus Rp31,7 Miliar, RSD dr. Soebandi akan Tambah Kapasitas Tempat Tidur

Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi Jember menunjukkan lompatan performa yang impresif sepanjang tahun 2025 hingga memasuki awal 2026.

TIMES Jember,Rabu 25 Februari 2026, 16:12 WIB
232
M
M Abdul Basid

JEMBERRumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi Jember menunjukkan lompatan performa yang impresif sepanjang tahun 2025 hingga memasuki awal 2026.

Di bawah visi strategis Bupati Jember Muhammad Fawait dan manajemen teknis yang dipimpin oleh Direktur RSD dr. Soebandi, dr. I Nyoman Semita, Sp.OT(K)., Spine, rumah sakit milik pemerintah daerah ini berhasil melakukan transformasi layanan yang berdampak langsung pada penguatan kepercayaan masyarakat.

​Berbagai indikator kinerja utama (KPI) rumah sakit mencatatkan kenaikan tajam, mulai dari aspek finansial, volume kunjungan pasien, hingga keberhasilan tindakan medis kompleks.

Capaian ini menandai pergeseran citra RSD dr. Soebandi menjadi institusi kesehatan pemerintah dengan standar pelayanan yang kompetitif di tingkat regional.

​Efektivitas manajemen baru ini tercermin jelas pada laporan keuangan rumah sakit.

Pada Januari 2026, RSD dr. Soebandi membukukan pendapatan sebesar Rp31,7 miliar.

Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan sekitar 100 persen dibandingkan rata-rata bulanan pada periode sebelumnya yang berkisar di angka Rp15 miliar.

​Kenaikan pendapatan yang drastis ini bukan sekadar angka administratif, melainkan indikator valid atas meningkatnya aktivitas layanan serta efektivitas sistem manajemen yang lebih modern dan akuntabel.

​Kepercayaan publik terhadap kualitas medis di RSD dr. Soebandi terlihat dari membludaknya jumlah pasien.

Data terbaru menunjukkan, rumah sakit ini melayani sekitar 1.300 pasien per hari, naik signifikan dari rata-rata sebelumnya yang hanya 800 pasien per hari.

​Adapun Layanan Unggulan seperti Poli Ortopedi mencatatkan kenaikan kunjungan lebih dari dua kali lipat, sementara poli Onkologi (kanker) meningkat hampir 90 persen.

Dengan ​Tindakan Bedah dengan Jumlah operasi meningkat dari 800 menjadi 1.200 kasus per bulan.

Sedangkan itu, untuk Pusat Jantung yang Layanan kateterisasi jantung (Cath Lab) mencatat kenaikan paling drastis, dari 65 menjadi 175 tindakan per bulan, mempertegas posisi RSD dr. Soebandi sebagai pusat rujukan utama penanganan kasus jantung kompleks di wilayah timur Jawa Timur.

​Tingginya minat masyarakat berdampak pada tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) yang kini menyentuh kisaran 85 hingga 100 persen, melonjak dari angka sebelumnya yang hanya 58 persen.

Kondisi ini membuat sejumlah ruang rawat inap dan paviliun beroperasi dengan kapasitas penuh dalam beberapa pekan terakhir.

​Tekanan serupa terjadi di Instalasi Gawat Darurat (IGD), di mana kunjungan kasus darurat meningkat dari rata-rata 45 menjadi 80 hingga 100 pasien per hari.

Menanggapi kondisi ini, manajemen RSD dr. Soebandi berkomitmen untuk segera melakukan penambahan kapasitas tempat tidur guna memastikan seluruh pasien mendapatkan penanganan yang layak dan cepat.

​Direktur RSD dr. Soebandi, dr. I Nyoman Semita, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah langkah awal dari pengembangan berkelanjutan.

Manajemen kini tengah mematangkan arah pengembangan rumah sakit dengan empat konsep utama.

"Green Hospital merupakan fasilitas kesehatan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dan ​Tourism Hospital itu menjadikan layanan medis unggulan sebagai bagian dari daya tarik daerah. Serta ​Hospital Without Wall memperluas jangkauan layanan melalui teknologi informasi dan pendekatan komunitas," ungkapnya.

​Ia menambahkan, membangun jejaring kolaborasi untuk peningkatan mutu layanan medis secara merata.

"Kami melihat peningkatan ini sebagai amanah dan indikator naiknya kepercayaan masyarakat. Fokus kami ke depan adalah penguatan SDM medis, fasilitas yang semakin nyaman, serta pelayanan yang mengutamakan keselamatan dan keramahan," ujar manajemen dalam keterangan resminya.​

Transformasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi RSD dr. Soebandi sebagai benteng kesehatan masyarakat Jember, tetapi juga sebagai institusi publik yang profesional, adaptif, dan berdaya saing tinggi di era modern. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:M Abdul Basid
|
Editor:Dody Bayu Prasetyo

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jember, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.