Kisah Inspiratif Desa Sidomulyo, Mandirikan 129 Anak Yatim Lewat Optimalisasi Tanah Kas Desa
TIMES Jember/Kades Sidomulyo H. Kamilludin didampingi istrinya saat menemani anak yatim piatu berbelanja di salah satu mall di Jember. (FOTO: M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)

Kisah Inspiratif Desa Sidomulyo, Mandirikan 129 Anak Yatim Lewat Optimalisasi Tanah Kas Desa

Di tengah tantangan ekonomi yang dinamis, Pemerintah Desa Sidomulyo di bawah kepemimpinan Kepala Desa Kamiluddin kembali menorehkan prestasi kemanusiaan yang luar biasa.

TIMES Jember,Kamis 12 Maret 2026, 13:25 WIB
201
M
M Abdul Basid

JEMBER

Di tengah tantangan ekonomi yang dinamis, Pemerintah Desa Sidomulyo di bawah kepemimpinan Kepala Desa Kamiluddin kembali menorehkan prestasi kemanusiaan yang luar biasa.

Memasuki tahun kelima sejak dimulainya program pada 2022, Desa Sidomulyo konsisten menyalurkan dana hasil sewa Tanah Kas Desa (TKD) sepenuhnya untuk kesejahteraan anak yatim piatu di wilayahnya.

​Program yang menjadi primadona warga ini bukanlah kegiatan temporer.

Hingga tahun 2026, tercatat sebanyak 129 anak yatim piatu telah menjadi penerima manfaat tetap dari kebijakan progresif ini.

​Kamiluddin menjelaskan bahwa sumber pendanaan program ini berasal dari hasil sewa lahan desa yang dikelola secara transparan.

article

Meskipun nilai sewa tanah kas desa bertahan stabil di angka Rp212.500.000 per tahun sejak 2022 - 2026, pemanfaatannya tetap dimaksimalkan untuk menjangkau seluruh anak yatim yang membutuhkan.

​"Berbeda dengan bantuan sosial pada umumnya yang hanya bersifat konsumtif, bantuan di Desa Sidomulyo dirancang untuk memiliki dampak jangka panjang. Setiap anak menerima santunan tunai sebesar Rp500.000 yang dialokasikan untuk tiga pilar utama," ujar Kamil, Kamis (12/3/2026).

Meliputi pemberian THR dan baju lebaran agar anak-anak yatim dapat merasakan sukacita yang sama dengan anak-anak lainnya.

Menjamin bahwa ketiadaan orangtua tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk meraih cita-cita setinggi langit.

Menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini agar mereka memiliki bekal kemandirian ekonomi di masa depan.

​Bagi Kamil, memuliakan anak yatim bukan sekadar menjalankan kewajiban administratif, melainkan sebuah ikhtiar spiritual untuk membawa keberkahan bagi seluruh desa.

Ia meyakini bahwa doa-doa dari 129 anak yatim inilah yang menjadi motor penggerak kemajuan Desa Sidomulyo.

​"Kami berdoa semoga kegiatan ini menjadi wasilah. Doa anak yatim adalah kunci kemajuan Desa Sidomulyo agar menjadi desa yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur—desa yang bahagia warganya, sejahtera hidupnya, dan makmur masyarakatnya," pungkas Kamil.

​Langkah nyata Desa Sidomulyo ini menjadi bukti bahwa dengan tata kelola aset desa yang tepat dan niat yang tulus, sebuah desa mampu menciptakan jaring pengaman sosial yang mandiri tanpa harus selalu bergantung pada bantuan pemerintah pusat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:M Abdul Basid
|
Editor:Dody Bayu Prasetyo

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jember, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.