Hadirkan Sensasi Petik Buah di Tengah Kota, Polije Resmikan Paket Agrowisata Edukatif berbasis Inovasi
Politeknik Negeri Jember (Polije) secara resmi memperkenalkan paket Agrowisata Inovatif sebagai bagian dari upaya optimalisasi fasilitas Teaching Factory (Tefa).
JEMBER –
Politeknik Negeri Jember (Polije) secara resmi memperkenalkan paket Agrowisata Inovatif sebagai bagian dari upaya optimalisasi fasilitas Teaching Factory (Tefa).
Destinasi baru ini menawarkan pengalaman unik bagi masyarakat umum untuk menikmati suasana perkebunan dan teknologi pertanian modern tepat di jantung Kota Jember.
Program agrowisata ini dirancang untuk memadukan aspek rekreasi dengan edukasi (edutainment).
Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas menarik, mulai dari wisata petik jeruk langsung dari pohon, kunjungan ke Smart Green House (SGH) melon yang berbasis teknologi terkini, hingga pengalaman memanen telur ayam segar.
Manajer Tefa Kebun Inovasi Polije, Ujang Tri Cahyono, mengungkapkan bahwa komoditas jeruk saat ini menjadi daya tarik utama.
"Saat ini kebun jeruk kami telah memasuki masa panen ketiga. Karena minat masyarakat yang sangat tinggi pada musim sebelumnya, kami kembali membuka akses bagi publik untuk merasakan sensasi memetik buah segar langsung di lahan kami," jelasnya, Senin (9/2/2026).
Selain pengalaman memetik sendiri, pengelola juga memastikan standar kualitas buah yang ketat.
Bagi pengunjung yang ingin membawa pulang oleh-oleh, telah disediakan stok jeruk pilihan dengan kualitas premium sebagai buah tangan khas dari Kebun Inovasi Polije.
Kehadiran agrowisata ini mendapat apresiasi positif dari warga. Jembar Bahri Hakim, salah satu pengunjung, mengaku terkesan dengan adanya oase hijau di tengah kota.
"Sangat jarang bisa menemukan kebun jeruk yang produktif di area perkotaan. Rasanya segar dan memberikan pengalaman baru bagi keluarga," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Layanan Humas Polije, Syaiful Bachri, menjelaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar wisata biasa, melainkan sarana literasi pertanian.
Polije secara rutin menerima kunjungan dari berbagai institusi pendidikan, mulai dari tingkat PAUD/TK hingga SMA.
"Paket agrowisata ini adalah wujud nyata optimalisasi Tefa Polije untuk masyarakat. Kami ingin memperkenalkan dunia pertanian sejak dini melalui pengalaman langsung, sehingga anak-anak sekolah tahu dari mana pangan mereka berasal," kata Syaiful.
Ke depannya, Polije berkomitmen untuk terus mengembangkan fasilitas dan menambah varietas komoditas di Kebun Inovasi.
Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi Polije sebagai salah satu destinasi wisata edukasi unggulan yang memberikan kontribusi nyata bagi sektor pariwisata dan pendidikan di Kabupaten Jember. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



