https://jember.times.co.id/
Berita

Masyarakat Jember Minta Transportasi Publik Terintegrasi ke Bandara Notohadinegoro

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:11
Masyarakat Jember Minta Transportasi Publik Terintegrasi ke Bandara Notohadinegoro Pengusaha Asal Jember Vera Eka Direktur Dira Grup. (Foto : M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)

TIMES JEMBER, JEMBER

Sejak dioperasikannya kembali rute penerbangan langsung yang menghubungkan Bandara Notohadinegoro di Jember dengan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, gelombang respon positif terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat.

Aksesibilitas udara ini dinilai bukan sekadar moda transportasi, melainkan urat nadi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan efisiensi mobilitas warga Jawa Timur bagian timur.

​Bagi para penumpang, mendarat di Halim Perdanakusuma memberikan keuntungan logistik yang tidak didapatkan dari rute menuju Soekarno-Hatta (Tangerang).

Lokasi Halim yang berada tepat di jantung Jakarta Timur memudahkan penumpang menjangkau kawasan pusat bisnis, perkantoran pemerintah, dan pusat kesehatan dalam waktu singkat.

Vera Eka​ seorang pengusaha asal Jember, menyatakan bahwa rute ini memangkas waktu perjalanan total hingga dua jam.

​"Perbedaan paling terasa adalah setelah mendarat. Dari Halim ke area Sudirman atau Kuningan sangat dekat. Bagi kami yang memiliki agenda padat di Jakarta, waktu adalah aset paling berharga. Kami tidak lagi terjebak kemacetan panjang di tol bandara yang biasanya terjadi jika lewat Cengkareng," ujarnya saat ditemui di ruang tunggu keberangkatan Bandara Notohadinegoro, Selasa (13/1/2026).

​Senada dengan pelaku bisnis, sektor pariwisata juga merasakan dampak instan.

Pesawat.jpg

Wisatawan dari Jakarta kini memiliki opsi yang lebih nyaman untuk mengunjungi destinasi unggulan seperti Pantai Papuma atau melakukan perjalanan menuju Gunung Ijen via Jember.

​Maria Ulfa, seorang wisatawan mandiri, mengungkapkan kenyamanan proses di bandara kecil.

​"Terbang dari Jember ke Halim terasa sangat privat dan cepat. Proses check-in di Notohadinegoro tidak antre panjang, dan saat tiba di Halim, pengambilan bagasi sangat cepat. Ini membuat perjalanan jauh lebih minim stres," jelasnya.

​Meski memberikan apresiasi tinggi, para penumpang menyampaikan beberapa poin harapan kepada pihak maskapai dan pemerintah daerah guna meningkatkan kualitas layanan.

​Penumpang berharap frekuensi penerbangan dapat ditambah, terutama pada hari kerja (Senin-Jumat) untuk mendukung mobilitas dinas.

Selain itu, adanya harapan agar transportasi publik dari Bandara Notohadinegoro menuju pusat kota Jember semakin terintegrasi dan tersedia tepat waktu.

Masyarakat juga berharap skema harga tiket tetap terjaga agar dapat dijangkau oleh lebih banyak kalangan, termasuk mahasiswa dan keluarga.

​Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya memastikan rute ini tetap berkelanjutan melalui berbagai skema kerja sama dan promosi daerah.

Konektivitas udara ini diharapkan menjadi daya tarik bagi investor luar daerah untuk melirik potensi yang ada di Jember, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, hingga industri kreatif.

Bandara Notohadinegoro merupakan bandara domestik yang terletak di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Bandara ini berfungsi sebagai pintu masuk utama melalui udara untuk wilayah Sekarkijang (Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, Jember, dan Lumajang). (*)

Pewarta : M Abdul Basid
Editor : Dody Bayu Prasetyo
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jember just now

Welcome to TIMES Jember

TIMES Jember is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.