Yuk Jadi Pengacara Terkenal, TIMES Indonesia Buka Ruang Publikasi dan Opini Hukum
Publikasi berita positif bagi kalangan advokat dan law firm ini dirancang sebagai ruang strategis untuk memperkuat eksistensi sekaligus kontribusi pemikiran hukum di Indonesia.
JAKARTA – Media online berjejaring TIMES Indonesia membuka kesempatan publikasi berita positif bagi advokat atau pengacara dan law firm. Kesempatan bagi para praktisi hukum juga berupa penulisan opini atau gagasan hukum yang ditayangkan di kanal KOPI Times.
Koordinator program, Bambang H Irwanto menjelaskan bahwa publikasi berita positif bagi kalangan advokat dan law firm ini dirancang sebagai ruang strategis untuk memperkuat eksistensi sekaligus kontribusi pemikiran hukum di Indonesia.
Menurut Bambang, inti program tersebut adalah memberikan fasilitas kepada para pengacara agar dapat menulis berita maupun narasi terkait aktivitas profesional mereka. Tulisan itu kemudian akan dipublikasikan melalui platform TIMES Indonesia yang memiliki jejaring nasional.

“Pengacara bisa menulis sendiri berita positif pendampingan klien, gagasan hukum, maupun pengalaman profesionalnya. Kami yang akan membantu proses publikasinya. Jika belum terbiasa menulis, kami juga menyiapkan pendampingan dan latihan agar kualitas tulisannya semakin baik,” jelasnya, Senin (16/2/2026).
Ia menambahkan, program ini bukan sekadar promosi personal atau kantor hukum (law firm).
Lebih dari itu, konten yang dihadirkan diharapkan berisi hal-hal positif yang memotivasi penegakan hukum, mengangkat kisah sukses advokat, serta menghadirkan praktik baik dalam mendampingi masyarakat pencari keadilan.
Selain publikasi berita, para pengacara atau advokat juga diberi kesempatan untuk menulis opini membangun melalui kanal KOPI Times, atau opini.
Kanal ini menjadi ruang bagi advokat untuk menyampaikan pandangan hukum, analisis regulasi, maupun respons terhadap isu-isu aktual yang berkembang di tengah masyarakat.
“Pandangan para pengacara, praktisi hukum, sangat dibutuhkan sebagai bagian dari kontribusi konstruksi hukum nasional. Dengan ruang opini yang sehat dan argumentatif, kita ikut mendorong sistem hukum di Indonesia berjalan lebih baik,” tegas Bambang.
Selain itu, ia berharap semakin banyak advokat yang memanfaatkan kesempatan ini, tidak hanya untuk memperluas jaringan dan meningkatkan reputasi, tetapi juga untuk berperan aktif dalam membangun budaya hukum yang berintegritas, edukatif, dan berpihak pada keadilan.
Melalui program tersebut, TIMES Indonesia berupaya menjadi jembatan antara praktisi hukum dan publik, sekaligus menghadirkan narasi hukum yang mencerahkan serta konstruktif bagi perkembangan demokrasi dan supremasi hukum di tanah air. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


