Pemkab Jember Koordinasi dengan Pemprov Jatim Percepat Pemulihan Infrastruktur
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Grahadi Surabaya. (FOTO: M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)

Pemkab Jember Koordinasi dengan Pemprov Jatim Percepat Pemulihan Infrastruktur

Pemkab Jember bersama Tim Teknis Pemprov Jatim melakukan audit kerusakan infrastruktur akibat banjir di Gumukmas, Kencong, dan Jombang untuk percepatan pemulihan.

TIMES Jember,Minggu 15 Februari 2026, 09:44 WIB
2.5K
M
M Abdul Basid

JEMBER

Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Jember mengambil langkah strategis dalam menangani dampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. Di bawah instruksi Bupati Jember, Muhammad Fawait, fokus utama saat ini diarahkan pada percepatan perbaikan infrastruktur vital dan pemulihan kondisi sosial ekonomi warga terdampak.

Sebagai tindak lanjut koordinasi tingkat tinggi, tim teknis gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur turun langsung ke lapangan pada Minggu pagi (15/2/2026). Tim ahli tiba di Jember sekitar pukul 08.00 WIB untuk melakukan audit menyeluruh terhadap kerusakan infrastruktur.

Peninjauan lapangan difokuskan pada titik-titik krusial yang mengalami kerusakan struktural. Prioritas utama meliputi pengecekan sejumlah jembatan yang menjadi urat nadi transportasi warga, serta penyisiran ruas jalan provinsi yang melintasi Kecamatan Gumukmas, Kencong, hingga wilayah Jombang.

Jalur-jalur tersebut dilaporkan mengalami kerusakan signifikan, sehingga memerlukan penanganan teknis segera guna menjamin keselamatan pengguna jalan dan kelancaran distribusi logistik pascabencana.

Langkah cepat tim provinsi ini merupakan hasil komunikasi langsung antara Bupati Muhammad Fawait dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada akhir pekan kemarin. Dalam koordinasi tersebut, Bupati menekankan urgensi perbaikan infrastruktur demi kepentingan masyarakat luas.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, mengungkapkan bahwa Bupati Fawait memilih pendekatan efektivitas di lapangan dalam penanganan bencana ini.

"Bapak Bupati ingin memastikan seluruh instrumen pemerintah bergerak harmonis, mulai dari penetapan status Tanggap Darurat untuk memudahkan koordinasi, hingga mobilisasi tim dari Dinsos, BPBD, pihak kecamatan, hingga relawan di garda terdepan," jelas Regar dalam keterangannya di Jember, Minggu (15/2/2026).

Regar menambahkan, langkah Pemkab Jember saat ini berfokus pada hasil kerja nyata agar masyarakat terdampak merasakan langsung kehadiran pemerintah.

“Gubernur merespons sangat positif permohonan kita. Tim teknis diturunkan untuk mengecek jembatan dan jalan yang dikeluhkan warga. Ini bentuk komitmen bersama bahwa pemulihan Jember adalah prioritas utama,” tambahnya.

Hingga saat ini, status Tanggap Darurat masih diberlakukan guna memastikan ketersediaan anggaran dan kemudahan akses bantuan teknis tetap terjaga. Pemkab Jember turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:M Abdul Basid
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jember, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.