Hujan Deras di Jember, Plengsengan Ambrol Timpa Rumah Warga
Petugas BPBD Jember saat melakukan pengamanan diarea tanah yang longsor. (Foto : M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)

Hujan Deras di Jember, Plengsengan Ambrol Timpa Rumah Warga

Musibah tanah longsor melanda kawasan pemukiman di Dusun Suko Timur, Desa Kramat Sukoharjo, Kecamatan Tanggul pada Selasa (7/4/2026).

TIMES Jember,Selasa 7 April 2026, 17:55 WIB
904
M
M Abdul Basid

JEMBER

Musibah tanah longsor melanda kawasan pemukiman di Dusun Suko Timur, Desa Kramat Sukoharjo, Kecamatan Tanggul pada Selasa (7/4/2026).

​Hujan lebat yang mengguyur sejak Senin malam mencapai puncaknya pada pukul 02.00 WIB.

Tanah yang jenuh akan air mengakibatkan plengsengan milik Basir (67) sepanjang 12 meter ambrol.

Material tanah dan bebatuan tersebut meluncur menghantam tembok belakang rumah Bunali (73).

​Dampak hantaman tersebut merusak bagian vital rumah, termasuk ruang kamar, dapur, hingga musala pribadi keluarga.

Saat kejadian, Bunali yang tinggal bersama satu anggota keluarga lainnya beruntung dapat menyelamatkan diri sebelum kerusakan meluas.

Total kerugian fisik mencakup area sepanjang 12 meter dengan lebar kerusakan sekitar 3 meter.

​Mendapat laporan pada pagi hari pukul 07.40 WIB, tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember tiba di lokasi pada pukul 11.20 WIB.

​"Kami langsung melakukan kaji cepat dan memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami," ungkap Edi Budi Susilo, Kepala BPBD Jember.

BPBD Jember mendistribusikan paket bantuan darurat yang meliputi sembako, makanan siap saji, dan tambahan gizi, selimut, terpal serta paket alat masak.

Adapun paket kebersihan untuk membantu pemulihan pasca-bencana.

Untuk mencegah risiko longsor susulan mengingat cuaca yang masih tidak menentu, petugas telah memasang terpal pelindung di titik-titik rawan sebagai langkah mitigasi sementara.

Sementara itu, tim Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana) Kabupaten Jember menyiapkan bantuan material berupa 500 buah batu bata untuk memulai proses rehabilitasi bangunan milik Bunali.​

"Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah rawan lereng, untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. Jika melihat tanda-tanda rekahan tanah, segera lapor kepada perangkat desa atau BPBD terdekat," tambah Edi.​

Saat ini, kondisi di Desa Kramat Sukoharjo telah dinyatakan aman. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:M Abdul Basid
|
Editor:Dody Bayu Prasetyo

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jember, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.