'Bunga Desaku' di Mumbulsari, Bupati Jember Gus Fawait Siap Jemput Aspirasi dari Warga
Agenda ini dirancang untuk menyentuh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari urusan kemanusiaan, penguatan birokrasi akar rumput, hingga pengembangan ekonomi kreatif.
JEMBER –
Semangat jemput bola pelayanan publik kembali ditunjukkan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait yang akrab disapa Gus Fawait.
Dalam program ikonik 'Bunga Desaku' (Bupati Ngantor di Desa) yang dijadwalkan pada Senin, 6 April 2026, Gus Fawait akan melakukan kunjungan maraton di wilayah Kecamatan Mumbulsari.
Agenda ini dirancang untuk menyentuh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari urusan kemanusiaan, penguatan birokrasi akar rumput, hingga pengembangan ekonomi kreatif.
Rangkaian kegiatan akan dibuka dengan nuansa penuh khidmat di Balai Desa Karang Kedawung pada pukul 13.30 WIB.
Bertajuk 'Berbagi Cinta Bersama Anak Yatim', Gus Fawait ingin memastikan kehadiran pemerintah tak hanya dirasakan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui sentuhan kasih sayang dan dukungan moril bagi anak-anak yatim.
Kegiatan ini menjadi komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kesejahteraan sosial bagi warga yang paling membutuhkan.
Memasuki sore hari, fokus beralih pada penguatan kapasitas pelayanan di desa. Pada pukul 16.30 WIB, bertempat di Kantor Desa Lampeji, Gus Fawait akan duduk bersama para Kader Posyandu serta jajaran RT dan RW.
Sebagai ujung tombak pemerintah yang bersentuhan langsung dengan warga, para kader dan pengurus RT/RW diajak berdiskusi mengenai isu-isu krusial seperti penanganan stunting, kesehatan ibu dan anak, hingga ketertiban lingkungan.
Tak berhenti di situ, pada pukul 17.00 WIB, Gus Fawait akan bergeser ke Farm Harjo Lestari. Di sini, Ia akan mendengarkan langsung keluh kesah dan aspirasi para peternak.
Pertemuan ini menjadi sangat penting mengingat sektor peternakan adalah salah satu pilar ekonomi utama di wilayah Mumbulsari. Pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan teknologi dan akses pasar bagi para peternak lokal.
Sesaat sebelum matahari terbenam, pukul 17.30 WIB, Gus Fawait dijadwalkan melakukan tinjauan lapangan di jembatan pertigaan Mumbulsari.
Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi infrastruktur jembatan yang menjadi nadi transportasi masyarakat. Langkah proaktif ini diambil guna memastikan keamanan mobilitas warga serta merencanakan perbaikan atau pengembangan infrastruktur di titik-titik strategis.
Sebagai penutup rangkaian agenda yang padat, Gus Fawait akan menggelar pertemuan hangat di PTPN Mumbulsari pada pukul 20.00 WIB. Acara ini akan mempertemukan jajaran pemerintah dengan Tokoh Masyarakat, Pemuda, dan para Influencer.
Pemilihan influencer sebagai mitra diskusi menunjukkan keterbukaan Gus Fawait terhadap perkembangan zaman.
Ia meyakini bahwa promosi potensi desa, mulai dari produk UMKM hingga destinasi wisata, memerlukan kreativitas anak muda dan kekuatan media sosial agar mampu bersaing di level nasional.
"Program Bunga Desaku bukan sekadar perpindahan kantor administrasi, melainkan upaya untuk menghapus sekat antara pemimpin dan rakyat. Kami ingin mendengar, merasakan, dan bekerja langsung dari jantung kehidupan masyarakat," ungkap Gus Bupati Fawait. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

