Bupati Jember Muhammad Fawait saat menyapa warga di Bunga Desaku. (Foto : M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)

Bupati Jember Ancam Oknum Calo Penitipan Calon Siswa Baru

Fawait menegaskan komitmennya untuk melakukan pemerataan pelayanan publik sekaligus menutup rapat-rapat celah praktik lancung dalam dunia pendidikan, khususnya terkait titip-menitip siswa baru.

TIMES Jember,Minggu 28 Juni 2026, 18:34 WIB
337
M
M Abdul Basid

JEMBERSemangat membawa Kabupaten Jember menuju era baru yang lebih maju, transparan, dan berkeadilan terus digelorakan oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait.

Semangat itu diwujudkan melalui program andalannya, Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa) yang berlangsung di Kecamatan Sukorambi, Jember, Minggu (28/6/2026).

Fawait menegaskan komitmennya untuk melakukan pemerataan pelayanan publik sekaligus menutup rapat-rapat celah praktik lancang dalam dunia pendidikan, khususnya terkait titip-menitip siswa baru.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Fawait di sela-sela kegiatannya menyerap aspirasi warga.

Ia menyatakan bahwa esensi utama dari program Bunga Desaku adalah menghadirkan negara di tengah-tengah masyarakat, memastikan pelayanan tidak hanya berpusat di kota, tetapi merata hingga ke pelosok desa.

Program Bunga Desaku kali ini juga difokuskan untuk menjawab pandangan dari seluruh fraksi di DPRD Jember yang menghendaki adanya perbaikan signifikan dalam perencanaan penganggaran daerah. 

Fawait menilai, perencanaan APBD yang baik tidak boleh dirumuskan di balik meja kantoran, melainkan harus melibatkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat bawah.

"Perencanaan yang baik biasanya melibatkan banyak pihak. Oleh karena itu, sejak tadi kami mengumpulkan masukan dari guru ngaji, ketua pengajian, pelaku UMKM dan PKL, pihak sekolah, hingga nanti ke pengurus RT/RW dan kader Posyandu," ujar Fawait.

Semua aspirasi, keluhan, dan kebutuhan riil masyarakat tersebut langsung dicatat dalam notulen oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Baperida) serta masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. 

Langkah jemput bola ini diharapkan dapat meningkatkan serapan input masyarakat agar anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) di tahun-tahun mendatang jauh lebih tepat sasaran.

Selain fokus pada pemerataan pelayanan desa, Fawait juga memberikan atensi dan peringatan yang sangat keras menjelang pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

"Kami secara tegas mengharamkan adanya praktik jalur belakang atau penitipan calon siswa oleh oknum-oknum tertentu untuk masuk ke sekolah favorit," ungkap Fawait.

Fawait menggarisbawahi bahwa di era kepemimpinannya, asas keadilan dan kesetaraan hak harus dijunjung tinggi.

Seluruh anak di Kabupaten Jember memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan tanpa perlu dibeda-bedakan berdasarkan kedekatan akses kekuasaan.

"Besok kan ada pengumuman (PPDB), saya ingatkan kepada semua pihak. Bupati saja satu pun tidak ada yang saya titipkan! Jadi tolong, lakukan proses ini sebaik mungkin dan seterbuka mungkin," tegas Fawait.

Ia menambahkan, praktik titip-menitip hanya akan mencederai rasa keadilan dan merugikan anak-anak berprestasi atau yang benar-benar layak diterima secara sistem.

"Jangan sampai karena titipan si A atau si B, lalu mengorbankan siswa yang seharusnya lolos secara murni. Kasihan mereka yang punya hak untuk lolos," imbuhnya.

Guna mengawal jalannya PPDB yang bersih dan akuntabel, Bupati Jember mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut memelototi dan mengawasi jalannya proses seleksi di setiap sekolah.

Fawait secara terbuka meminta masyarakat untuk tidak takut melapor jika mengendus adanya indikasi kecurangan, pungutan liar, ataupun praktik titipan bermodus rekomendasi pejabat.

Pemkab Jember telah menyediakan kanal pengaduan langsung yang dapat diakses oleh publik.

"Kalau ada hal-hal atau indikasi titipan, tolong segera sampaikan kepada kami. Masyarakat bisa melaporkannya secara langsung lewat kanal Wadul Gus'e," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:M Abdul Basid
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jember, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.