TIMES JEMBER, JAKARTA – Eve Band namanya memang belum sepopuler Dewa 19 atau Noah, namun band baru ini sudah mencuri hati pecinta musik Tanah Air.
Sukses manggung di berbagai kota, Eve Band menjadi band baru yang patut diperhitungkan. Di tengah menjamurnya musik pop slow yang mendayu-dayu dan koplo, Eve mengusung genre hardcore.
Reza Rifanto, master mind Eve Band menjelaskan bandnya membawa genre hardcore, genre yang tak biasa di Indonesia. "Warna musik tersebut terinfluence dengan warna musik aboard (luar negeri), namun tetap ada popnya. Lebih tepatnya hardcore ada perkusi modern jadilah post-hardcore," jelasnya.
Dyna Ayu, vokalis Eve menyebut genre post-hardcore sudah ada di luar negeri, namun belum populer di Indonesia. "Jadi kami mengusung genre post-hardcore untuk memperkenalkan warna musik ini di Indonesia," kata Dyna.
Lebih lanjut Dyna bilang genre post-hardcore terdapat IDM, elektronik, pop, dan rock. "Post hardcore di dalamnya ada Idm, elektronik, pop dan rock. Kalau di musik tanah air lebih familar disebut genre pop rock namun ada pembedanya di perkusi,” imbuhnya.
Band yang terbentuk pada Februari 2025 itu juga telah merilis beberapa lagu, di antaranya Garuda, Pulang Kembali, dan Destiny.
Pada September nanti akan dirilis video musik berjudul Pulang Kembali.
Eve Band kini digawangi oleh Reza Rifanto pada gitar melodi, Taufiq di gitar rythem, Ferdy pada gitar bass (aditional), Rocky Lumintang drummer dan vokalisnya Dyna Ayu.
Diketahui Dyna Ayu merupakan cucu dari keluarga besar rocker Indonesia Ahmad Albar. Wah gen rockernya kuat banget yaa TIMES Lovers.
Gimana, kamu sudah dengar lagu dari Eve Band? (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Usung Genre Post-Hardcore, Eve Band Warnai Musik Indonesia
Pewarta | : Dhina Chahyanti |
Editor | : Dhina Chahyanti |