TIMES JEMBER, JEMBER –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyiapkan sejumlah program strategis mulai dari hibah aset hingga kemudahan birokrasi untuk desa.
Dalam pertemuan bersama Persatuan Kepala Desa Jawa Timur (PKDI) Cabang Jember, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa peran desa sangat krusial dalam menyukseskan program pemerintah daerah.
Sebagai langkah awal sebelum realisasi Bantuan Keuangan Desa (BKD) yang masih menunggu pengesahan Peraturan Bupati (Perbup) oleh Pemerintah Provinsi, Pemkab Jember akan menghibahkan unit Ambulans Desa.
"Kami hibahkan kepada pemerintah desa semuanya untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik. Terlebih Jember sudah menyandang status Universal Health Coverage (UHC)," ujar Fawait. Rabu (7/1/2026).
Dia juga menginstruksikan agar administrasi warga yang membawa rekomendasi kades dipermudah saat masuk ke RS pemerintah.
Menyongsong pesta demokrasi tingkat desa (Pilkades) serentak tahun 2027 yang akan diikuti oleh 161 desa, Pemkab Jember melakukan desentralisasi layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk).
Saat ini, pengurusan KTP dan dokumen lainnya cukup dilakukan di kantor kecamatan masing-masing agar warga tidak perlu menempuh jarak jauh ke pusat kota.
Sementara itu, menjawab keresahan para kades terkait pemeriksaan keuangan, Fawait memperkenalkan filosofi baru di tubuh Inspektorat Jember.
"Inspektorat bukan 'Polisi India' yang datang setelah ada masalah. Kami akan mengawal kebijakan sejak awal agar kepala desa tidak memiliki celah hukum dalam menjalankan tata kelola keuangan desa (DD/ADD)," tegasnya.
Terkait infrastruktur, Fawait mengakui bahwa total kebutuhan pembangunan di Jember mencapai Rp1,2 triliun yang tidak mungkin tuntas dalam satu tahun anggaran.
Namun, ia menjanjikan pembagian porsi yang jelas antara bantuan keuangan desa dan pembangunan jalan kabupaten.
"Ke depan, target kita tidak boleh ada lagi jalan rusak di Kabupaten Jember," pungkasnya di hadapan para pengurus AKD dan Abdesi yang kini melebur dalam wadah persaudaraan PKDI Jember. (*)
| Pewarta | : M Abdul Basid |
| Editor | : Dody Bayu Prasetyo |